Manfaat Drone di Bidang Pertanian

Manfaat Drone di Bidang Pertanian – T eknologi drone tidak hanya digunakan seba- gai pemetaan, tetapi juga penyemprotan pestisida dan pupuk cair. Di perkebunan tebu, drone sangat membantu proses penyemprotan herbisida dari atas. Selain di perkebunan tebu, pertanian padi pun mulai mencoba teknologi pesawat tan pa awak itu. Sedangkan pa – da perkebunan sawit, penggunaan penyemprot pestisida atau pupuk cair masih kurang santer karena banyak persya rat – an yang harus dipenuhi. Untuk saat ini, aplikasi drone pa da pertanian padi masih da – lam tahap penelitian. Menurut Midzon Johannis, Head of Cor – po rate Affairs Syngenta Indone – sia, aplikasi perawatan tanaman dengan precision farming untuk padi mungkin akan masif 5-6 ta – hun ke depan. “Untuk sekarang masih sulit karena lahannya banyak yang kecil-kecil,” prediksinya.

Penyemprotan

Perawatan tanaman secara manual berisiko terhadap kesehatan manusia. Di samping itu, tenaga manusia juga terbatas, terkadang tidak konsisten. Saat menyemprot, tenaganya bisa lebih besar, bisa lebih kecil. Sehingga dosis penyemprotan juga ti – dak konsisten. Untuk pengerjaan, tenaga manusia ha nya mampu menyelesaikan rata-rata 0,3 ha/hari. Drone pun lantas digadang menjadi salah satu alternatif solusi dalam penyemprotan. Penggunaannya, diklaim 40 kali lebih efisien dari penyemprotan tenaga manusia. Salah satu drone yang bisa membawa tangki pe – nyemprot adalah AGRAS MG-1S. Drone ini bisa membawa cairan dengan beban maksimal 10 liter. Pe – nyem protan bisa diselesaikan selama 8 menit/ha. Untuk dosis aplikasi yang tepat, tangki drone dileng – kapi nozel yang bisa diatur jadi penyemprotan bisa berlangsung secara konsisten. Drone keluaran DJI itu, juga dilengkapi dengan radar sensing yang bisa mendeteksi hambatan di depannya.

“Kalau ada hambatan di depannya, drone bisa menghindar supaya tidak menabrak,” papar Johannes Soekidi, Managing Director PT Halo Indah Permai. Dengan menggunakan drone, operator hanya perlu menetap di satu titik sambil mengendalikan drone dengan pengendali jarak jauh. Dosis aplikasi dari udara dengan dosis aplikasi da – ratan tidak bisa disamakan. Perlu ada penelitian lebih lanjut mengenai dosis tepat untuk penyemprotan dari udara. Menurut Arya Yudas, Marketing Manager Crop Protection Dupont Indonesia, untuk menanggulangi wereng, petani tetap harus menyemprot da – ri bawah. “Secara teori kan werengnya ada di bawah, kalau disemprot dari atas tidak kena,” jelasnya. Yang jelas, jenis pestisidanya harus tepat. Sebaiknya, lanjut Arya, pilih pestisida yang bekerja secara sistemik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *