penerapan industri 4.0 di bidang pertanian

Indonesia berpeluang besar untuk memanfaatkan ke – unggulan sektor pertanian dan maritim. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) 2017, sektor pertanian terus memberikan kontribusi positif bagi perekonomian Indonesia. Dari total produk domestik bruto (PDB) Indo – nesia sebesar Rp3.366,6 triliun, pertanian menjadi sektor ke – dua yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi setelah industri pengolahan. Dengan potensi tersebut, GEM Indonesia menggelar pa – meran The 6th Indonesia In ternational Agricultural Machinery, Equip ment, Technology & Services Exhibition (Inagritech 2018). Pameran ini diselenggarakan bersamaan dengan Inagrichem 2018 (The International Agricultural Che – mi cals, Fertilizer and Pesticide Exhibition 2018) pada 25-27 Juli 2018 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta.

Ajang Komprehensif

Pameran ini sukses diikuti 300-an peserta dari 22 negara dan menarik sekitar 15 ribu pengunjung kalangan profesional/ pebisnis alat mesin pertanian nasional dan internasional. Di antara para peserta pameran terdapat nama-nama yang mengikuti pameran edisi sebelumnya, seperti traktor Claas, Landini, AP, alsintan keluaran IPB, Agrex dari Italia, dan perusahaan asal China. Pameran ini diharapkan menjadi ajang komprehensif untuk sektor industri alat mesin dan agrokimia. Dan juga mempermudah pemerintah dan pro fesional menemu – kan alsintan yang le bih kompetitif dan ber tek – nologi tinggi guna men dukung pe nguat – an sektor pertani an Indonesia. Selain pamer alsintan, penyelenggara event tahunan ini juga meng – adakan sejumlah seminar. Tema utama yang di angkat adalah “Indus – try 4.0: Technological Innovation for Increa sing Productivity and Sustainability of Palm Oil and Sugarcane”. Se minar yang lain mendu kung tema utama dengan membahas tek nologi dan sarana untuk menaikkan produktivitas kedua komoditas tersebut. Kali ini ada tema khusus tentang teknologi padi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *